タグ:Kisah

Assalamualaikum wr wb, Nah sahabat kali ini adalah kisah siksaan dari seseorang yang suka Mengadu Ngadu antara yang satu dengan yang lain, mengadu ngadukan orang bukanlah hal yang baik karena ini akan menimbulkan kebencian, jika sampai itu terjadi mungkin orang yang di adu adukan akan terprofokasi dan bisa timbul pertengkaran, nah dalam artikel ini akan diceritakan bagai mana kisah siksaan di dalam kubur dari seseorang yang suka mengadu domba antara yang satu dengan yang lain, berikut ceritanya di bawah.

Dikisahkan ada satu orang mempunya sodara perempuan, sodara perempuan tersebut telah meninggal dunia, dan seorang laki laki tersebut menguburkannya, laki laki tersebut tidak mengetahui emasnya jatuh ke dalam kubur, pada suatu malam dia mendatangi kuburan sodaranya tersebut untuk mengambil emas yang terjatuh pada saat menguburkan sodaranya tersebut, ceritanya kuburan tersebut akan di gali untuk mengambil emasnya yang terjatuh, akan tetapi seorang laki laki ini tidak jadi untuk mengali kuburan tersebut dikarenakan di dalam kubur tersebut penuh dengan api.

Setelah melihat kejadian tersebut seorang laki laki inipun lekas pulang dan memberitahukan apa yang terjadi kepada ibunya, Bu apa pekerjaan sodara saya dimasa hidupnya dulu, ibunyapun menjawab: tidak tahu, kejelekan apa yang telah dia perbuat  hanya saja dulu dia penah keluar pada malam hari dan mendengarkan pembicaraan tetangganya, dia mendengarkannya di balik pintu, setelah kejadian tersebut, pembicaraan tetangganya tersebut dia gunakan untuk mengadu ngadukan kepada tetangganya yang lain, sampai menjadi fitnah di antara tetangganya.

Lelaki itupun berbicara dan mendoakannya: ternyata seperti itu kejadiannya semoga allah menyelamatkan dirinya dengan amalnya.

Nah itulah kisah siksaan di dalam kubur untuk orang yang suka mengadu domba, maka janganlah kita suka mengadu domba karena itu bukanlah hal yang baik, jika memang kita tau akan kejelekan orang lain maka sebaiknya kita rahasiakan bukan menceritakannya kepada orang lain, apalagi sampai menjelek jelekan dia, mungkin cerita ini hanya sampai disini saja, nantikan cerita yang lainnya, akhir kata saya ucapkan wasalam.

Assalamualaikum sahabat kali ini pada artikel ini akan membahas tentang kisah seseorang yang taubat stelah merengut nyawa seratus orang, kisah ini sangat seru lo, dan kita bisa mengambil hikmah dari kisah ini, seperti apa ceritanya, berikut dibawah ini https://riyadul-ulum.blogspot.com/2019/03/kisah-taubat-setelah-merengut-nyawa.html

Dikisahkan dari abi said yaitu saad bin malik bin sinan Ra, Nabiullah Saw, memberitahukan dari umat jaman dulu ada seorang laki laki yang dosanya sudah merenggut nyawa 99 orang, setelah itu dia bertanya pada orang lain dan berkata "siapa ahli bumi yang paling pintar?" orang yang ditanyapun memberitahukan dan berkata "pergilah ke tempat sebelah sana di sana ada ahli bumi yang cukup pintar, anda bisa bertanya kepada beliau"

Setelah itu laki laki ini pun pergi untuk menemui orang pintar tersebut dan mengajukan pertanyaan kepada beliau "saya sudah merengut nyawa orang lain sebanyak 99 orang, apakah bisa dengan dosa sebanyak ini saya melakukan taubat?

Jawab orang pintar tersebut, tidak bisa!

Mendengar orang pintar tersebut menjawab pertanyaan dengan jawaban seperti itu laki-laki inipun kemudian merengut nyawa orang pintar tersebut, mungkin karena merasa kesal karena dia tidak menemukan jawaban yang dia cari untuk menuju jalan taubat, jumlah nyawa yang dia rengut sudah mencapai angka 100 orang.

Setelah kejadian itu laki laki inipun bertanya lagi kepada orang lain "Siapa ahli bumi yang paling pintar?"

Seseorang yang di tanyapun menjawab dan memberitahukan kepada orang yang alim, setelah itu laki laki inipun mendatangi orang yang alim tersebut lalu bercerita "Saya sudah merengut 100 orang nyawa manusia, apakah bisa saya taubat dengan memikul beban dosa sebanyak ini?" Orang alim inipun menjawab "Tentu bisa, siapa yang mau menghalangi di antara kamu dengan taubat?, kemudian seorang yang alim inipun menyuruh laki laki ini pergi ke tanah atau tempat yang yang sudah di tentukan oleh orang alim tersebut, seraya orang alim ini pun berkata "Disana banyak orang yang sedang melakukan ibadah kepada allah swt, silahkan kamu beribadah bersama dengan orang lain, dan jangan lagi kamu kembali ke perkampunganmu!

Setelah itu laki laki ini pun pergi dari perkampunyannya,Namun sayang, setelah dia melakukan perjalanan dari setengah perjalanannya mautpun menjemputnya, Taklama setelah itu kemudian datanglah kedua malaikat, yang satu adalah malaikat rahmat dan yang satulagi adalah malaikat azab, kedua malaikat ini memperebutkan laki laki yang mati ini, kemudian malaikat rahmatpun seraya berkata "Laki laki ini pergi dari perkampungannya karena akan melakukan taubat dengan menghadapkan hatinya kepada allah Swt", Dan setelah itupun malaikat azab pun seraya berkata "Laki laki ini belum pernah membuat amal kebaikan semasa hidupnya.

Setelah itu datang lah satu malaikat lagi yang menyerupai manusaia, kemudian malaikat rahmat dan malaikat azab inipun mengangkat malaikat yang baru datang yang meyerupai manusia ini menjadi seorang hakim, seraya sang hakimpun berkata "Silahkan ukur oleh kalian antara dua tanah, tanah mana yang paling dekat dengan orang ini, setelah itu, kedua malaikat inipun mengukurnya, setelah diketahui ternyata sudah lebih dekat ke tempat yang orang ini tuju, dengan begitu orang ini di ambil oleh malaikat rahmat menjadi orang yang bahagia.

Nah itulah cerita kisah seorang laki laki yang bertaubat walaupun sudah merengut nyawa 100 orang, semoga kia dapat mengambil hikmah dari semua kisah ini, akhirkata saya ucapkan wasalam.

CERITA

 Kubuka mataku, terbangun dari tidur panjang yang sangat nyenyak, pada waktu itu hari sudah memasuki waktu subuh, suara adzan berkumandang di masjid samping rumah, bergegas aku pergi ke sumur untuk mandi dan melaksanakan ibadah shalat subuh berjamaah cerita anak gembala,

Ketika ku lihat cahaya matahari dari arah timur mulai menyinari perkampunganku, sekilas memperlihatkan ke indahan di pagi itu dan serentak harum bunga bunga yang mekar menyerbak penciumanku, aku berpikir ini adalah sebuah kehidupan dimana mungkin saja hanya aku yang dapat merasakannya, ke indahan, kenyamanan, kedamaian, dan mungkin juga hanya pada jaman ini pula ke indahan seperti ini aku rasakan :)

Pagi  itu aku bergegas pergi ke sawah untuk membajak sawah yang harus segera kami tanami padi karena musim hujan sudah mulai tiba, melihat air yang bersih bening mengalir di irigasi samping jalan, riuh nya ikan menjadikan ke indahan irigasi tersebut, sepanjang jalan aku melihat hutan hijau yang sangat indah ketika ku lihat dari kejauhan, sambil ku tunggangi kerbau yang akan ku perkerjakan untuk membajak sawah nantinya, sungguh hari yang indah :)

Setibanya di lokasi persawahan aku dan ayahku mulai menurunkan kerbau ke petak sawah yang akan di bajak dan lekas memasang Peralatan bajak pada kedua kerbau itu, ku cambuk perlahan kerbau itu agar mulai membajak sawah :)

Singkat cerita sawahpun sudah selesai kami bajak, tibalah saatnya untuk memandikan kerbau kerbau ini ke sungai , ini adalah hal yang paling menyenangkan karena aku bisa memandikan kerbau sambil bermain di sungai bersama anak gembala yang lain yang juga sedang membersihkan kerbau mereka sesudah membajak sawah :)

Hari sudah mulai siang rasa lapar pun mulai kurasakan bergemuruh pada perutku, ku ajak teman teman anak gembala yang lain untuk segera mencari ikan di sungai tersebut ,  tidak perlu waktu lama ikan pun sudah kami dapatkan , ikan sangat melimpah di sini jadi mudah untuk di tangkap :), cukup untuk makan dan mengenyangkan perut kami, segera kami buat perapian di pinggir sungai untuk membakar ikan ikan tersebut, hhmmmm sungguh sangat menyenangkan, :)

Setelah itu kami lanjutkan bermain berenang  di sungai, berkumpul bersama teman penuh dengan canda dan tawa, walaupun sering di akhiri dengan perkelahian karena canda tawa yang mungkin keterlaluan :), tapi setelah itu kami tetap akrab dalam berteman, :)

Sesekali kami melihat kerbau kerbau yang sedang kami gembalakan di lapangan rumput yang hijau kareana takut ada dari salah satu kerbau itu terpisah dari kawanan kerbau yang lain, kasihan mereka kejanya capek membajak sawah :)

Se usai bermain di sungai, aku dan kawan kawan mulai mencari kesenangan yang lain, kami memutuskan untuk berburu burung agar bisa kami pelihara, sangat indah ketika mendengar suara kicau burung yang merdu mendesak telingaku :) canda tawa tak pernah lepas dari riuhnya pertemanan kami sepanjang jalan selalu saja seperti itu, sangat menyenangkan :)

Setelah itu rasa lelahpun melanda, kuputuskan untuk bersantai di bawah pohon sambil ku tiup seruling yang selalu aku bawa, untuk merasakan rasa nyaman dimana tempat aku hidup :)

Ini ceritaku di masa dulu, tak bisa aku ceriakan semuanya mengingat sangat banyak kesenangan yang lain seperti berpetualang, mendaki gunung, masuk ke goa goa, membuat rakit disungai, pergi ke air terjun, sungguh hari hari dimana takan pernah aku lupakan, :)

Mengingat di jaman sekarang kesenangan tersebut sudah hampir tidak ada di daerahkku, ku lihat air irigasi yang dulunya mengalir bersih nan idah yang di penuhi ikan ikan, namun sekarang mengalir dengan bau busuk akibat limbah perusahaan tekstil yang tidak bertanggung jawab dibuang ke sungai, sebagian besar ikan mati karena air tempat habitat mereka tercemar :'(

Kulihat sawah yang sedang di bajak dengan menggunakan traktor, namun tak terlihat sedikitpun kesenagang disana, tidak seperti dulu saat membajak menggunakan kerbau

Kulihat huta yang dulunya hijau, kini mulai gundul akibat penebangan liar, orang orang yang tak bertanggungjawab, yang kerjaannya hanya menggunduli hutan mengambil keuntukngan dan takpernah sedikitpun memikirkan akan kerugian, dan dampak yang akan dihadapi kelak, :'(

Ku lihat gunung yang duulunya indah tak tersentuh dipenuhi bebatuan dan tumbuhan hijau, kini hancur akibat pertambangan, gunung gungung di lubangi, bebatuan di belah, tanahnya di ambil, sampai gunung yang tadinya tempat aku mendaki rata dengan permukaan tanah perkampunganku :'(

Sesekali aku menghela nafas, berharap dapat merasakan sejuknya udara yang waktu kecil dulu pernah akau rasakan, namun rasa itu tak pernah ada lagi, apa yang akan terjadi senjutnya dimasa sekarang ini, melihat anak anak jaman sekarang kulihat tak pernah ada yang berkumpul seperti pada jamanku, mereka lebih memilih untuk berkumpul di dunia digital, sekali berkumpul tapi tak ada ke inndahan disana, mereka hanya fokus kepada gadget mereka, masa depan memang tak terduga :'(

YAH MUNGKIN INI CERITAKU, CERITA SESEORANG YANG HIDUP PADA KEDUA JAMAN,  SALAM DARI SAYA PENULIS CERITA INI :) SEORANG PEMBELAJAR DARI MASA LALU, PEJUANG MASA KINI UNTUK BISA BERTAHAN DI MASA DEPAN

↑このページのトップヘ